Connect with us

Industri

Tunggu RUPSLB, Emiten RS Emtek (SAME) Akuisisi RS Kedoya Rp719,56 Miliar

Published

on

PT Sarana Meditama Metropolitan Tbk. (SAME) yang merupakan emiten rumah sakit Grup Emtek, memiliki rencana untuk kembali membeli saham PT Kedoya Adyaraya Tbk. (RSGK)

Bisnis.com, JAKARTA – Emiten Rumah sakit Omni Hospitals, PT Sarana meditama metropolitan Tbk. (SAME) memastikan akan menambah 47,51 persen sahamnya di emiten Rumah sakit baru, PT Kedoya Adyaraya Tbk. (RSGK). Nantinya, SAME akan jadi pemegang saham terbanyak dan pengendali perseroan.

Mengutip prospektus terbaru, Minggu (24/10/2021), SAME yang merupakan emiten rumah sakit Grup Emtek, memiliki rencana untuk kembali membeli saham RSGK sebanyak-banyaknya 441.734.500 atau 441,73 juta lembar saham atau mewakili sebanyak-banyaknya 47,51 persen saham dari modal ditempatkan dan disetor penuh RSGK. Rinciannya, 45 persen saham tersebut akan dibeli berdasarkan Perjanjian Pengikatan Jual Beli (PPJB) dengan PT Bestama Medikacenter Investama (BMI) dan PT Medikatama Sejahtera (MS) dengan harga Rp1.720 per saham.

“Oleh karenanya, total harga saham adalah sebesar Rp719.564.580.000 atau Rp719,56 miliar dan 2,51 persen saham akan dibeli dari masyarakat pada pasar reguler BEI dengan harga pembelian mengikuti harga pasar yang berlaku pada saat pembelian dilakukan,” urainya.

Melalui pembelian saham RSGK tersebut, SAME akan memiliki sebanyak-banyaknya 613.585.500 atau 613,58 juta lembar saham atau sebanyak-banyaknya 66 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh pada RSGK dan terjadi pengambilalihan dalam RSGK. Hal ini karena sebelumnya SAME sudah memegang saham RSGK sebesar 18,49 persen dari hasil transaksi sebesar Rp287.824.800.000 atau Rp287.82 miliar yang terdiri dari sebanyak 171.851.000 atau 171,85 juta lembar saham RSGK.

Kepemilikan saham RSGK tersebut diperoleh Perseroan berdasarkan penawaran umum perdana RSGK sebesar 0,49 persen yang dibeli pada 6 September 2021 dan Perjanjian Pengikatan Jual Beli antara Perseroan dan PT United Gramedo (UG) pada 8 September 2021 sebesar 18 persen.

Pembayaran atas pembelian saham akan dilakukan secara tunai oleh SAME dari dana yang telah diterima Perseroan berdasarkan hasil penambahan modal Perseroan dengan memberikan HMETD melalui Penawaran Umum Terbatas II pada 2 Juli 2021.

“Adapun mengingat jumlah dana tersebut tidak mencukupi untuk membeli mayoritas saham RSGK, Perseroan akan menggunakan dana yang berasal dari laba tahun berjalan perseroan, yang mana berdasarkan perhitungan internal Perseroan, sampai dengan tanggal 30 September 2021 Perseroan memiliki EBITDA yang mencukupi untuk melaksanakan Transaksi,” ungkapnya.

Informasi mengenai laba tahun berjalan tersebut akan dicantumkan dalam Laporan Keuangan Perseroan per tanggal 30 September 2021 yang akan dipublikasikan Perseroan pada akhir Oktober 2021. Adapun, RUPSLB terkait rencana akuisisi ini akan dilaksanakan pada 26 Oktober 2021.

Sumber:

https://market.bisnis.com/read/20211024/192/1457618/tunggu-rupslb-emiten-rs-emtek-same-akuisisi-rs-kedoya-rp71956-miliar.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Ekonomi

Dorong Investasi, Industri Sepatu Minta Pemerintah Gencarkan FTA

Published

on

Bisnis.com, JAKARTA — Perluasan pasar ekspor melalui free trade agreement (FTA) atau perjanjian perdagangan bebas dinilai mampu mendorong arus investasi ke industri dalam negeri. Direktur Eksekutif Asosiasi Persepatuan Indonesia (Aprisindo) Firman Bakrie berpendapat capaian FTA terutama dengan pasar tradisional Indonesia seperti Amerika Serikat dan Eropa merupakan faktor krusial bagi aliran modal asing ke dalam negeri.

“Seperti Eropa, Amerika Serikat, pasar-pasar terbesar kita. Kalau kita bisa mendorong FTA dengan negara-negara tersebut, saya rasa [investasi] bisa berkelanjutan,” katanya kepada Bisnis, Jumat (29/10/2021).

Dia berharap Indonesia-Uni Eropa Comprehensif Economic Partnership Agreement (I-UE CEPA) dapat segera difinalisasi pada tahun ini.

Selain itu, Firman juga mendorong upaya pemerintah mengerucutkan investasi ke industri bahan baku yang saat ini masih bergantung pada impor. Investasi baru untuk ketersediaan bahan baku akan sangat bertalian dengan peningkatan daya saing produk dalam negeri.

“Sehingga ketergantungan pasok kita dari negara-negara lain menjadi lebih terkendali. Kita kan sangat bergantung pada China, misalnya [untuk bahan baku alas kaki],” kata Firman.

Dia melanjutkan, ketergantungan yang tinggi menyebabkan industri dalam negeri rentan terhadap gangguan rantai pasok, seperti lockdown, kelangkaan kontainer, atau pun harga pengapalan yang melambung. Firman mengatakan aliran investasi ke sektor alas kaki masih tumbuh positif, salah satunya dipengaruhi kondisi global yang menguntungkan Indonesia. Faktor-faktor pendorong tersebut antara lain, kondisi pandemi yang menyebabkan pembatasan di Vietnam dan dampak berkepanjangan dari perang dagang Amerika Serikat dan China.

Berdasarkan data Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), investasi ke sektor barang dari kulit dan alas kaki tercatat senilai US$97,8 juta untuk penanaman modal asing (PMA) dan Rp318 triliun untuk penanaman modal dalam negeri (PMDN).

Sumber:

ekonomi.bisnis.com/read/20211029/9/1459787/dorong-investasi-industri-sepatu-minta-pemerintah-gencarkan-fta.

Continue Reading

Ekonomi

Perluas Lini Bisnis, Amazon Buka Kantor Baru di Asia Square Singapura

Published

on

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Perusahaan teknologi multinasional Amerika yaitu Amazon, memperluas jejaknya ke wilayah Asia Tenggara dengan membuka kantor baru di Singapura.

Kantor baru yang terletak di Asia SquareSingapura ini diklaim dapat menampung hingga 700 karyawan.

Salah satu yang menarik dari kantor baru ini adalah ruang kolaboratifnya, di mana karyawan dapat memasarkan produk dan layanan baru yang mereka kembangkan serta bergabung dengan area breakout untuk diskusi informal dan brainstorming.

Country Manager Amazon Singapura Henry Low menyebutkan, cara bekerja Amazon telah diubah dan perlu adanya pertumbuhan dari sisi karyawan.

“Maka dari itu untuk memastikan fleksibilitas dan ruang yang cukup untuk berkolaborasi, berkreasi bersama, dan terus berinovasi atas nama pelanggan kami,” ujar Henry.

Amazon sendiri, mengatakan sedang mencari untuk memperluas tenaga kerja lokalnya di seluruh bisnis konsumen dan fungsi perusahaan karena memiliki lebih dari 110 lowongan pekerjaan yang saat ini tersedia di Singapura.

Perusahaan juga berencana untuk menambah lebih dari 200 pekerjaan baru ke departemen-departemen ini pada akhir tahun 2022 sebagai bagian dari upaya untuk memperluas jangkauan peluang di negara ini dan memperluas dukungan kepada bisnis lokal yang bercita-cita untuk go global.

Pencarian di LinkedIn menunjukkan Amazon sedang merekrut untuk berbagai peran di kantornya di Singapura, termasuk manajer pemasaran senior, manajer kebijakan publik senior untuk pembayaran, dan manajer produk senior.

Kemudian Amazon mengungkapkan bahwa mereka telah menciptakan lebih dari 1.000 pekerjaan langsung di Singapura sejak 2019, dan saat ini memiliki hampir 2.000 karyawan tetap dan paruh waktu di negara tersebut.

Sumber:

www.tribunnews.com/new-economy/2021/10/28/perluas-lini-bisnis-amazon-buka-kantor-baru-di-asia-square-singapura.

Continue Reading

Ekonomi

WIKA dan Kemendikbudristek Kembangkan EBTKE di 2 Kampus di Yogyakarta

Published

on

Bisnis.com, JAKARTA – PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. atau WIKA menjalin kerja sama pengembangan energi baru, terbarukan, dan konversi energi (EBTKE) di lingkungan kampus dengan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (kemendikbudristek) serta Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Universitas Aisyiyah (Unisa) Yogyakarta.

“Suatu kehormatan bagi WIKA dapat berdiri beriringan membangun fundamental riset, sarana, dan prasarana berbasis energi terbarukan dengan Dikti dan perguruan tinggi,” ujar Dirut WIKA Agung Budi Waskito dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Sabtu (30/10/2021).

Kerja sama itu ditindaklanjuti melalui penandatanganan nota kesepahaman bersama antara Direktur Utama WIKA Agung Budi Waskito, Dirjen Dikti Kemendikbudristek Nizam, dan Rektor UGM Panut Mulyono di Kampus UGM, Yogyakarta. Dirjen Dikti Kemendikbudristek Nizam mengatakan bahwa pengembangan kerja sama Tridharma Perguruan Tinggi dan groundbreaking Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) 2–3 megawatt (MW) di halaman Fakultas Teknik UGM, diharapkan dapat menjadi momentum dan motor pengungkit kerja sama strategis perguruan tinggi, serta pelaku industri untuk melakukan inovasi lebih intensif dalam energi listrik.

“Melalui Gerakan Kampus Energi Terbarukan di UGM ini, Indonesia optimistis dapat memenuhi target di tahun 2025 sebagai negara yang menggunakan energi terbarukan dengan capaian 23 persen,” ujarnya.

Lebih lanjut, Nizam menuturkan bahwa untuk menjadi negara berpenghasilan tinggi, salah satu faktor pendorong adalah masifnya inovasi melalui sinergi antara kampus dan dunia industri untuk mengembangkan PLTS.

Sementara itu, Rektor UGM Panut Mulyono menyambut baik kerja sama pengembangan EBTKE di kampusnya. UGM, terang Panut, berusaha memperbanyak penggunaan energi surya untuk substitusi sebagian kecil energi listrik yang diperoleh dari penggunaan energi batu bara.

“Untuk itu, kami menyampaikan komitmen menjadikan PLTS di kampus akan menjadi media pembelajaran, laboratorium riset, dan pengembangannya,” katanya.

Selain UGM, penandatanganan MoU di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat juga dilakukan oleh Direktur Operasi II WIKA Harum Akhmad Zuhdi dengan Rektor Universitas Aisyiyah (Unisa) Yogyakarta Warsiti.

“WIKA berkomitmen menjadikan PLTS 200 kWp di kampus Unisa sebagai sebuah media pembelajaran laboratorium research dan development,” kata Harum.

Sementara itu, Rektor Universitas Aisyiyah (Unisa) Warsiti berharap sinergi WIKA-Unisa dalam bidang riset dan pengembangan EBTKE dapat berjalan efektif, efisien, dan segera terealisasi.

“Civitas Akademika Unisa siap mendukung pemanfaatan green energy sesuai dengan program pemerintah untuk percepatan bauran energi terbarukan,” kata Warsiti.

Sumber:

ekonomi.bisnis.com/read/20211030/44/1460023/wika-dan-kemendikbudristek-kembangkan-ebtke-di-2-kampus-di-yogyakarta.

Continue Reading

Trending

Powered by Media Group Empire © All Rights Reserved